Minggu, 16 Juni 2013

Spesial Buat yang Ambil Kelas Ini



Semester ini adalah semester keenamku, dan jujur aku udah mulai bosan dengan segala macam bentuk tugas yang diberikan. Salah satunya ini, ini adalah tugas membuat "Minutes Meeting" setiap pertemuan oleh seorang dosen kelas Komunikasi Bisnis. Hoho, buat temen-temen ato adek kelas yang mau ambil kelas ini, boleh sih direview, selama satu semester bakal bikin kayak gini mulu :) 



Minutes Meeting Individu
Kelas Komunikasi Bisnis A
Kamis, 28 Februari 2013
Ruang T.101


I. Pendahuluan
Minutes meeting ini adalah rangkuman pertemuan ketiga kelas Komunikasi Bisnis A dengan dosen pengampu Bapak Harimurti Subanar yang dilaksanakan pada hari Kamis, 21 Februari 2013. Kelas dimulai pukul 10.10 dan diakhiri pukul 12.05. Pada pertemuan ketiga ini, dilakukan dua presentasi oleh kelompok yang telah dibagi pada minggu sebelumnya, yaitu kelompok dua dan kelompok tiga. Kelompok dua membahas mengenai komunikasi global dan multi-kultural sedangkan kelompok tiga membahas mengenai etika komunikasi bisnis.


II. Materi
Kelompok dua membahas mengenai komunikasi global dan multi-kultural. Bab ini mencakup latar belakang masyarakat dan pengalaman yang mempengaruhi pandangan mereka tentang dunia dan nilai-nilai, keyakinan, dan pola perilaku dianggap baik. Ini merupakan cerminan interpretasi dari filter budaya pada pesan yang diterima dan harapan interaksi perilaku yang dapat diterima. Kecuali jika menyadari bahwa perbedaan budaya mempengaruhi pemikiran dan perilaku, kesalahpahaman yang mungkin terjadi. Komunikasi membutuhkan pengertian antara pengirim pesan dan penerima pesan. Untuk menerapkan sudut pandang untuk komunikasi, analisis dari penerima pesan harus mencakup pengetahuan tentang pengaruh budaya. Inti dari dimensi budaya meliputi etnis, ras, jenis kelamin, usia, dan cacat. Yang harus dilakukan adalah mengakui bahwa individu-individu dalam budaya masing-masing memiliki persamaan dan perbedaan. Mempelajari tentang karakteristik umum budaya yang berbeda harus dilakukan, namun perlu juga mengakui bahwa individu-individu dalam suatu budaya tidak mencerminkan semua karakteristik umum tersebut. Oleh karena itu, komunikasi yang efektif antar budaya memerlukan pemahaman dasar tentang budaya yang berbeda dan pengetahuan akan nilai-nilai individu dan kepentingan.

Kelompok tiga membahas mengenai etika komunikasi bisnis. Komunikasi yang etis berarti menentukan hal mana yang benar dan hal mana yang tidak benar untuk dilakukan dan menunjukkan keadilan dan menghormati penerima pesan. Menjadi benar dan jujur​​, adil dalam iklan, dan mengungkapkan semua informasi yang diperlukan untuk menghindari kerugian kepada orang lain adalah contoh dari praktik komunikasi etis. Perilaku etis ini berarti tidak hanya ada di dalam hukum tetapi juga konsisten dengan sistem nilai yang ada pada lingkungan sosial dan perusahaan. Sebuah kode etik publik mengumumkan nilai-nilai dan keyakinan organisasi dan membuat ekspektasi perusahaan sebagai bagian dari budaya kerja. Pembuatan panduan terutama ini untuk meningkatkan perilaku publik dan penghargaan publik untuk bisnis dan karyawan.


III. Analisis
Istilah “intercultural communication” sering digunakan untuk menjelaskan isu-isu komunikasi dalam arti yang luas. Ini akan selalu meningkat dalam organisasi yang tersusun atas individu dari bermacam-macam kepercayaan, sosial, etnik dan latar belakang pendidikan. Masing-masing dari individu tersebut membawa pengalaman dan nilai-nilai yang unik ke lingkungan tempat dia bekerja. Bisnis-bisnis yang mampu memfasilitasi komunikasi yang efektif, baik tertulis maupun lisan, antara anggota dari berbagai macam kelompok kebudayaan akan jauh lebih baik untuk berhasil. Organisasi atau perusahaan lain banyak yang membiarkan konflik-konflik meningkat dari perbedaan budaya kalangan internal perusahaan tersebut menjadi lebih tajam. Kegagalan dalam menempatkan dan menyelesaikan konflik berbasis budaya dan tekanan, akan memunculkan dampak berupa performa organisasi atau perusahaan yang menurun dan produktivitas berkurang baik diinginkan maupun tidak.


IV. Saran/Rekomendasi
Saran yang dapat diberikan kepada kedua kelompok ini tidak banyak karena materi yang diberikan dan cara penyampaiannya cukup menarik. Pengemasan presentasi yang baik membuat materi yang disampaikan kepada audience menjadi jelas. Permasalahan yang muncul adalah materi yang banyak sedangkan durasi presentasi terbatas. Hal ini menyebabkan kelompok presentasi harus pintar membagi waktu. Dalam penyajiannya, kedua kelompok ini melebihi batas waktu yang ditetapkan. Saran untuk ini adalah pembenahan manajemen waktu presentasinya.

Sebenernya Aku Pengen Sebut Nama



Sungguh beruntung aku, saat ini, memiliki seseorang yang sangat mengerti aku terlebih menghargai masa laluku. Masa laluku bisa banget bahkan dibilang nggak indah. Banyak luka dan dosa. Entah apa yang membuat lelaki itu, mampu semudah itu memaafkan, menerima dan menjaga.


Hari ini aku habiskan pagiku buat cek semua postingan di blog dan juga note di facebook. Bukan apa-apa, aku hanya ingin bisa lebih menghargai, dengan tidak membuat tulisan yang mungkin tidak berkenan di hati seseorang. I was, aku dulu gitu. Atau mungkin sekarang masih, dengan level yang lebih rendah.


Tulisan buatku adalah gambaran apa yang aku rasakan. Hampir semua rasa dalam hidupku dulu aku tuangkan lewat tulisan. Bisa dibilang aku bukan perempuan yang dapat menjaga perasaan yang seharusnya disimpan untuk dirinya sendiri. Semuanya aku tuangkan dalam tulisan. Hampir semua rasa, senang, sedih, marah, cemburu, pasti aku punya tulisan mengenainya.


Masalah timbul ketika tulisan itu tidak menghargai perasaan yang membacanya. Dulu ketika menulis, aku sama sekali nggak sadar bahwa apa yang aku tulis itu mengundang perasaan negatif yang membacanya. Pagi ini aku baca ulang. Well, deeply from my heart, aku bener-bener minta maaf sama semua yang pernah terluka dengan tulisan-tulisanku.


Termasuk untuk lelaki itu, seseorang yang akhir-akhir ini menemani hariku dan selalu membawaku ke arah yang lebih baik. Permohonan maaf ini akan selalu ada, untuk setiap tulisanku yang mungkin akan melukai hatinya, kapanpun dia membacanya.

Hello World, I'm Back!



Finally, lama banget nggak buka blog ini. Hahah, walopun biasanya juga cuma posting cacetan n tugas kuliah sih. Lainnya tentang tugas kuliah, lama banget aku nggak pernah mulai nulis lagi. Tentang apapun. Kayak dulu. Dulu banget. Setaun lebih berlalu apa yaa. Banyak banget post di blog ini yang aku hapus barusan. Scroll-down kebawah, dijamin cuma bakal nemu hal-hal yang ada hubungannya sama tugas kuliah. Labil banget emang, ngapain sih harus hapus postingan jaman dulu? Kalo toh emang itu cerita masa lalu, yaudah biarin aja toh sekarang kita lagi ngehadepin masa depan kan.


They'll never look your past. - Adam (Profesional HR)

Aku nggak sekuat itu untuk membiarkan orang lain melihat masa laluku. Banyak banget sekarang yang berubah dari aku. Buat yang udah pernah mampir ke blog ini dan baca tulisan-tulisanku zaman dulu, yak kalian benar. Hahah, well aku masih belum dewasa banget. Bukan berarti tulisanku dulu sampah. Enggak, aku nggak pernah bilang gitu dan alasan kenapa aku hapus hampir semua postinganku bukan karena itu. Sedikitnya aku masih menghargai diriku ya, yang udah coba menggungkapkan apa yang dipikirkannya lewat tulisan. Hahah. Everything's change, so do people, so do I. 


Enjoy my blog, fellas! Semoga habis postingan ini, blog ini bakal lebih banyak manfaatnya dibanding kerugiannya :)

Sabtu, 23 Maret 2013

Competitive Advantage Panera Bread Company



Strategi dari Panera Bread untuk membuat Panera Bread memiliki merek yang diakui secara nasional dan menjadi operator restoran yang dominan di segmen roti-kafe khusus, dan menerapkan model bisnis yang sukses. Panera yang menggunakan kepuasan pelanggan sebagai model bisnis dapat dilakukan dengan menyediakan makanan dengan kualitas tinggi dan pengaturan yang baik sehingga memberikan perasaan puas pada pelanggan. Panera mencapai laba yang cukup untuk menutupi biaya penyediaan nilai ini dengan menjual makanan di kafe dan dengan mengumpulkan biaya waralaba dan persentase penjualan franchisee. Manajemen dimaksudkan untuk menumbuhkan jumlah lokasi Panera Bread sebesar 17% per tahun dan memperluas lebih lanjut ke pasar pinggiran kota. 

Panera bertujuan untuk membangun pelanggan setia dengan menggunakan model bisnis yang superior dan menawarkan roti sebagai dasar menu berkualitas tinggi yang diperbarui terus menerus dengan perkembangan selera konsumen. Pasar yang berlaku di mana Panera dioperasikan mengalami pertumbuhan 5% pada tahun 2006. Jadi strategi panera untuk berkembang adalah sinkron dengan perkembangan pasar dan dengan berfokus pada pembangunan pelanggan setia melalui roti berkualitas dan menu yang sesuai dengan selera pelanggan, 

Beroperasi di lingkungan kompetisi hampir murni, Panera menghadapi ancaman dari biaya rendah dan diferensiasi produk. Panera menerapkan strategi biaya penyedia terbaik untuk mengambil keuntungan dari jumlah besar kesadaran nilai pembeli yang ingin makan yang baik dan pengalaman bersantap yang menyenangkan dengan harga yang terjangkau. Mengambil posisi sebagai penyedia biaya terbaik, bersama dengan komitmen untuk "menyediakan pengalaman bersantap yang memuaskan dan enak, disajikan di tempat, tempat pertemuan yang nyaman" membantu Panera mencapai strategi yang kuat. Tetapi sifat industri yang sangat kompetitif tidak mengizinkan strategi Panera untuk menjadi keunggulan kompetitif. Panera memiliki pangsa pasar 0,5409% dari $ 345.000.000.000 penjualan tahunan di industri restoran. 

Meskipun Panera bukanlah operator yang dominan, ini adalah pangsa pasar yang cukup besar. Panera memiliki strategi yang menyebabkan posisi keuangan yang kuat dan pangsa pasar yang cukup besar. Karena strategi Panera tersebut cocok untuk perusahaan, kuat dalam industri yang kompetitif, dan sukses secara finansial, kami menyimpulkan bahwa strategi Panera cukup baik dan memberikan perusahaan posisi yang kompetitif di industri. Oleh karena itu kita merasa strategi Panera secara keseluruhan, serta strategi untuk mengembangkan bisnis dan membangun pelanggan setia adalah kekuatan antara perusahaan dan mengakibatkan struktur industri berubah. Struktur industri menghasilkan lingkungan bisnis di mana perusahaan menyesuaikan dan mengganti sistem pemasaran yang berinovasi dan berkelanjutan.

Key Success Factors Panera Bread Company


Faktor kunci keberhasilan dalam industri restoran yang dilihat oleh apa yang dianggap konsumen memenuhi kebutuhan yang diperlukan untuk dimiliki dan apa yang memungkinkan bisnis untuk mendapatkan keuntungan. Konsumen tidak makan di tempat-tempat tertentu yang tidak memiliki kualitas, ini karena mereka kehilangan nilai pembelian mereka. Juga, ada banyak pengganti yang ditawarkan faktor kunci untuk pelanggan sebagai gantinya. Faktor keberhasilan tertentu kunci yang terkait dengan industri restoran adalah: biaya rendah efisiensi produksi, layanan pelanggan, luasnya lini produk dan seleksi, kemampuan untuk merespon dengan cepat terhadap perubahan kondisi pasar, pengalaman konsumen secara keseluruhan, citra dan reputasi, dan volume konsumen tinggi. 

Faktor keberhasilan kunci pertama adalah biaya rendah efisiensi produksi, yang sangat penting dalam menurunkan harga untuk konsumen. Ketika sebuah restoran tidak bisa menjaga biaya rendah, biaya tinggi yang melewati ke konsumen dengan harga yang lebih tinggi. Jika pelanggan tidak percaya nilai dalam apa yang mereka beli adalah layak harga tinggi, mereka tidak membayar untuk itu. Karena ada banyak pesaing di industri restoran, konsumen berbelanja di sekitar untuk makanan serupa di harga yang lebih rendah. Restoran yang diperlukan untuk menjaga biaya rendah untuk tetap kompetitif dan tidak berisiko kebangkrutan. 

Layanan pelanggan adalah faktor kunci keberhasilan karena nilai tambah untuk makan. Konsumen tidak hanya membeli makanan, mereka yang membayar untuk seluruh pengalaman. Sebuah komponen ini memiliki pegawai yang menyenangkan di semua posisi kontak pelanggan. Keterampilan layanan pelanggan yang baik yang membuat pelanggan merasa nyaman di restoran membantu untuk menjaga pelanggan datang kembali. Ketika pelayan pergi di atas dan di luar tugas normal untuk menyenangkan pelanggan, patron itu mungkin untuk kembali karena dari pengalaman besar yang ditawarkan. Melebihi harapan pelanggan sangat penting dalam menarik pelanggan setia yang kembali ke pembentukan. 

Faktor lain untuk sukses sedang mengalami luasnya macam lini produk dan seleksi. Restoran yang dibutuhkan untuk menawarkan berbagai macam hidangan untuk menarik sekelompok pembeli yang luas. Beberapa contoh yang melayani ayam, daging sapi, seafood, dan vegetarian. Jika ada sepuluh piring atau lebih dalam masing-masing kategori, restoran ini menawarkan banyak pilihan dan pelanggan bisa menemukan makanan yang mereka dambakan. Menawarkan berbagai jenis hidangan membantu memperluas luasnya apa yang ditawarkan, seperti: sarapan, makan siang, makan malam, sup, salad, pasta, dan sisi. 

Faktor Keberhasilan keempat kunci dalam industri restoran adalah kemampuan untuk merespon dengan cepat kondisi pergeseran pasar. Pelanggan yang terus berubah apa yang mereka inginkan, dan restoran yang dibutuhkan untuk mengikuti perubahan tersebut. Jika sebuah restoran memiliki ketidakmampuan untuk mengubah menu, ia tidak bisa bersaing dengan para pesaingnya. Baru-baru ini, konsumen mengubah kebutuhan mereka untuk jantung sehat, vegetarian, organik kalori rendah, dan rendah karbohidrat. Ini juga membawa ke perubahan pertimbangan musiman. Sup menjadi lebih umum di musim dingin dibandingkan musim panas. Sup musiman tertentu seperti labu, squash, dan lain-lain yang mendambakan sekitar liburan, tapi tidak sebanyak pada waktu lain tahun. Makanan penutup dan minuman khusus mengikuti pola serupa. Restoran diperlukan untuk mengubah menu mereka untuk memuaskan pelanggan dan tetap kompetitif dalam industri. Memiliki pengalaman konsumen yang baik secara keseluruhan sangat penting dalam industri restoran. Ini penting dalam membangun pelanggan setia yang bisa mempromosikan bisnis melalui strategi word-of-mouth dan teratur makan di tempat langgannya. Pengalaman keseluruhan mempertimbangkan lebih dari sekedar makanan dan layanan pelanggan karena mencakup seluruh nilai yang dirasakan oleh konsumen yaitu seperti harga, kualitas makanan, kualitas layanan, suasana dan atmosfer, dan memiliki berbagai persembahan. Tanpa pengalaman yang hebat, pelanggan tidak akan kembali dan mereka secara lisan bisa merusak restoran reputasi ketika mereka mengatakan kepada teman-teman tentang pengalaman mereka yang tidak enak. Faktor ini sangat penting untuk membangun pelanggan setia dan meningkatkan brand awareness. 

Citra dan reputasi adalah faktor kunci keberhasilan karena ini adalah apa yang menarik pelanggan untuk pembentukan. Hal ini juga menciptakan word-of-mouth iklan untuk sebuah restoran. Ketika terjadi sesuatu yang merusak reputasi perusahaan, pelanggan tidak lagi makan di sana, yang menyebabkan perusahaan untuk keluar dari bisnis. Citra dan reputasi adalah bagaimana konsumen dirasakan perusahaan, yang dapat menambah nilai bagi pelanggan ketika itu sangat baik. Faktor kunci keberhasilan adalah memiliki volume konsumen tinggi. 

Ketujuh faktor kunci keberhasilan pada industri dan bagaimana restoran dibutuhkan untuk tampil dalam rangka untuk tetap kompetitif dalam industri. Industri restoran adalah murni kompetitif dan sangat berisiko karena banyaknya saingan. Ketujuh faktor itu daerah untuk fokus pada karena itu apa yang konsumen dianggap penting.

Five Forces Panera Bread Company

Masih pada tugas yang sama dengan post sebelumnya, ini adalah analisis Five Forces (Porter) terhadap Panera Bread Company:


§ Persaingan mengintensifkan sebagai jumlah kenaikan pesaing dan sebagai pesaing menjadi lebih setara dalam ukuran dan kekuatan kompetitif, kami menyimpulkan bahwa tingginya jumlah pesaing merupakan ancaman bagi industri. Berdasarkan penjualan industri sebesar $ 345 miliar, Starbucks sebagai pesaing terkemuka memiliki kurang dari dua persen dari pangsa pasar. Fakta ini ditambah dengan di atas 70% perusahaan unit tunggal dicirikan sebagai industri yang memiliki banyak pesaing dengan pangsa pasar yang sangat kecil. Karena persaingan cenderung lebih kuat ketika pesaing sangat banyak atau memiliki ukuran yang sama dan dalam kekuatan kompetitif, kami menyimpulkan bahwa ukuran relatif kecil berdasarkan pangsa pasar adalah ancaman bagi industri. 

§ Biaya switching dan loyalitas pembeli yang rendah untuk industri. "Konsumen (terutama mereka yang sering makan keluar) yang rentan untuk mencoba tempat makan yang baru dibuka, kesetiaan terhadap restoran yang ada adalah rendah bila konsumen dianggap ada alternatif yang lebih baik adalah makan." Karena rendahnya biaya perpindahan dan pembeli persaingan loyalitas yang rendah meningkat antara pesaing, kami menyimpulkan bahwa rendahnya biaya perpindahan dan loyalitas pembeli merupakan ancaman bagi industri. Itu tidak lebih mahal untuk keluar dari industri daripada terus berpartisipasi. "Banyak restoran dapat hidup dalam waktu yang cukup singkat". 

§ Berdasarkan analisis kami sebelumnya terkait pangsa pasar, kami menentukan pesaing yang kecil dalam ukuran dan dapat masuk dan keluar dengan persyaratan modal kecil. Aset yang dijual dengan mudah dan pekerja di industri yang tidak berhak atas perlindungan kerja yang signifikan. Karena persaingan memiliki hambatan rendah untuk keluar mereka tidak resor untuk diskon besar untuk tetap dalam bisnis. Pendatang baru terus menerus meningkatkan persaingan. Kami menyimpulkan bahwa kemudahan masuknya merupakan ancaman dan kemudahan keluar merupakan kesempatan bagi industri. Produk industri adalah pembelian discretionary. "AS rata-rata konsumen makan 76% dari makanan di rumah." Fakta bahwa konsumen bisa makan di rumah untuk kurang ditandai sifat discretionary pilihan makan di luar. Karena pengeluaran diskresi tidak diperlukan dan mewakili konsumen "pertama untuk memotong biaya dalam kesulitan ekonomi, kami menyimpulkan bahwa sifat discretionary pembelian adalah ancaman bagi industri.

Panera Bread Company

tugas manajemen stratejik semester lima lalu. sebenernya tugas kelompok sih, siapa dapet bagian apa, terus digabung-gabungin deh...


Strategi Panera Bread adalah untuk membuat roti yang unggul dan tersebar luas untuk konsumen di seluruh AS. Visi adalah untuk menyediakan konsumen dengan pilihan fresh dough, artisan bakery yang kualitas tinggi, otentik, dan pelayanan yang cepat. Elemen-elemen kunci berikut terdiri dari strategi Panera Bread: 

a. Memanfaatkan potensi pasar dengan membuka Panera milik perusahaan dan waralaba. Manajemen berencana untuk memperluas jumlah lokasi Panera Bread sebesar 17% per tahun sampai 2010, dan untuk mencapai pertumbuhan EPS dari 25% per tahun. Penambahan pilihan waralaba telah terbukti menjadi kunci dalam memperoleh penetrasi pasar yang lebih besar. 

b. Menawarkan pilihan makanan yang bervariasi dan juga . Produk signature Panera Bread adalah roti segar yang dibuat dengan bahan terbatas dan tanpa pengawet Sisa dari persembahan menu Panera yang dibangun di atas keahlian ini roti. Kelompok menu yang fresh dipanggang, dibuat-to-order sandwich dan salad, sup, makanan ringan untuk pembuka, dan minuman kafe. 

c. Bersaing dengan sukses di lima subpasar dari industri makanan. Roti Panera memanfaatkan menu khas, desain signature kafe, suasana mengundang, sistem operasi, dan unit strategi lokasi untuk bersaing dengan sukses. Subpasar yang Panera bersaing dalam adalah: sarapan, makan siang, siang hari "chill out", tarif malam yang ringan untuk dibawa pulang atau makan, dan dibawa pulang roti. Tujuan Panera adalah untuk meningkatkan makan di waktu makan beberapa: sarapan, makan siang, siang hari "chill out", dan makan malam. 

d. Meningkatkan menu untuk menjadi merek yang diakui secara nasional dan menjadi operator restoran yang dominan di segmen roti-kafe khusus. Perangkat tambahan Menu berfokus pada menarik pelanggan selama jam makan malam dan kepentingan pelanggan. Panera menambahkan makanan pembuka ringan seperti crispani dalam rangka untuk meningkatkan daya tarik untuk pengunjung yang datang malam hari. 


Rekomendasi:
Rekomendasi berikut berisi peluang atau ancaman dalam industri, kekuatan atau kelemahan yang memungkinkan Panera untuk mengejar atau mempertahankan terhadap isu-isu kritis dan peralatan yang diperlukan untuk mengambil tindakan segera. Dan merekomendasikan bahwa Pnere Bread Company: 

1. Siklus industri restoran masih dalam tahap fase pertumbuhan. Pertumbuhan ini ditambah dengan Panera "kemampuan yang kuat di waralaba dengan menawarkan kesempatan yang signifikan untuk Panera untuk mengejar kesusksesannya. Untuk mencapai hal ini Panera harus terlebih dahulu menggunakan pemilihan lokasi saat ini dan proses analisis pasar untuk memilih lokasi ideal untuk kafe baru di pasar yang belum dimanfaatkan. Panera juga harus memanfaatkan proses ini untuk menilai logistik yang diperlukan untuk mendukung lokasi yang potensial. Selanjutnya, Panera perlu memanfaatkan, kriteria franchisee seleksi yang ketat untuk mengidentifikasi kandidat yang cocok, dan kemudian bekerja dengan waralaba yang dipilih dengan menggunakan program waralaba bantuan yang ada untuk mendidik dan melatih waralaba di Panera "merek yang unik, visi dan budaya. Panera juga harus menilai waralaba baru berdasarkan bidang sejarah keberhasilan. 

2. Untuk meningkatkan sales revenue, Panera’s bread harus lebih gencar melakukan proses pemasaran, selama ini Panera Bread bisa dibilang kurang dalam proses pemasaran produk mereka, daat dilihat bahwa pengeluaran perusahaan untuk advertising lebih kecil dibandingkan dengan perusahaan-perusahaan lain dalam industri. Dengan melakukan proses pemasaran yang lebih gencar Panera Bread bisa mendapatkan brand recognizition dari para potensial konsumennya. Banyak cara yang bisa digunakan oleh Panera Bread untuk memasarkan produk-produk mereka antara lain dengan menggunakan media advertising seperti melalui TV, radio, brosur, dll, dan bisa juga dengan mengikuti eksebisi/pameran-pameran yang diselenggarakan oleh daerah setempat atau bisa juga dengan memberikan kupon/diskon/happy hour sehingga akan menarik pelanggan untuk berkunjung dan membeli produk Panera. Strategi yang lebih agresif dalam promosi sementara adalah memanfaatkan starategi word-of-mouth untuk meningkatkan pertama kali datangnya pelanggan. Panera dapat mengejar kesempatan dalam industri jika memperkuat strategi promosi saat ini untuk mempromosikan kesadaran. Ini membantu Panera mempromosikan kesadaran merek untuk menjadi pemimpin yang dominan dalam industri bakery-kafe. Untuk melakukan hal ini, perusahaan harus mulai memperluas ke pasar yang belum dimanfaatkan dan merambah kesegala segment di mana pelanggan tidak tahu cukup banyak tentang perusahaan tersebut. Perusahaan kemudian harus meningkatkan pelayanan tentang kafe baru sebelum membuka dengan menggunakan pemasaran gerilya. Implementasi selanjutnya adalah untuk mendistribusikan kupon potongan atau voucher dengan masa berakhirnya dua minggu, dan kupon tambahan yang dapat diberikan kepada teman. Sukses dapat diukur dengan mendata alur kedatangan pelanggan kafe secara spesifik dan menghitung volume penjualan dalam enam bulan pertama untuk sebuah kafe baru. 

3. Panera Bread menyediakan fasilitas drive-thru di beberapa lokasi Panera dan penjualan di lokasi-lokasi tersebut meningkat 20%. Oleh sebab itu untuk bisa meningkatkan sales revenue, Panera bisa menambah fasilitas drive-thru nya di lokasi-lokasi lain, terutama di kota-kota atau lokasi dimana banyak perkantoran/industri dimana orang-orang sangat sibuk dan mobilitas sangat tinggi sehingga mereka tidak memiliki waktu yang banyak untuk makan. 

4. Karena industri makanan adalah industri yang sangat peka pada perubahan maka Panera Bread harus selalu update dengan preferensi kesukaan dan minat pelanggan. Menu harus selalu diperbarui dan disesuaikan dengan kesukaan/trend yang disukai pelanggan. Selain itu karena meningkatnya kesadaran masyarakat AS akan healthy life style, hampir 71% orang dewasa mencoba untuk makan yang lebih sehat, Panera Bread juga harus memberikan pilihan produk yang mengakomodasi healthy life style, menggunakan bahan-bahan organik yang tidak mengandung bahan kimia, dan menggunakan bahan-bahan yang diproduksi secara lokal, namun juga mereka tetap harus memperhatikan rasa dan kualitas sehingga meskipun makanan itu sehat tapi makanan itu juga tetap enak, dengan demikian pasti pelanggan akan tetap datang. 

5. Menerapkan "Oven Fresh, To Go" program yang akan meningkatkan biaya beralih pelanggan dan loyalitas hadiah pembeli melalui diskon berdasarkan tingkat kedatangan kembali. Analisis kami menunjukkan bahwa industri restoran terancam beralih pada biaya rendah dan loyalitas pelanggan yang rendah. Analisis kami menunjukkan bahwa Panera memiliki kekuatan loyalitas pembeli. Panera pertama harus dimulai langkah satu bulan sebelum dimulainya layanan ini menggunakan promosi yang cukup kuat. Selanjutnya Panera harus mencetak menu yang menampilkan pilihan yang fresh. 

6. Mendistribusikannya pada titik penjualan. Adanya pelyanan untuk drive thru yang dapat memudahkan pelanggan yang terbatas dengan waktunya. Panera harus membeli atau menyewa tempat parkir 2 sampai 3 per lokasi di dekat pintu dengan papan penunjuk tempat untuk parkir Panera, terakhir harus menempatkan kartu pos pra-bayar dengan pertanyaan survei dalam kemasan untuk pergi dan tempat loyalitas pelanggan kartu punch dalam kemasan yang memberikan penghargaan kembalin kepada pelanggan yang setia. Panera harus mengecek diskon yang diberikan untuk pelanggan. Karena sifat progresif dari diskon, Panera dapat mengidentifikasi pelanggan yang paling setia didasarkan pada tingkat tingkat diskonto. 

7. Memperluas cakupan produk dan menawarkan layanan untuk memasukkan konsumen yang lebih luas dengan makanan pembuka di pagi hari, tarif makan malam. Analisis kami dari industri restoran mendorong kami untuk menentukan bahwa ada sejumlah besar pembeli tersedia bagi perusahaan memberikan kesempatan bagi pangsa pasar meningkat. Analisis kami dari kemampuan kompetitif menunjukkan bahwa Panera memiliki kekuatan internal dalam penelitian dan pengembangan. Panera perlu memanfaatkan penelitian dan pengembangan keterampilan untuk menentukan persembahan menu yang ideal, porsi, harga, dan lokasi yang cocok untuk bir dan anggur. Persembahan produk baru akan diperkenalkan kepada sejumlah toko untuk menentukan respon pelanggan dan memverifikasi skalabilitas untuk memastikan kualitas. Langkah implementasi akhir akan menjadi pertanyaan survei pasar pada sistem point-of-sales yang akan menentukan jumlah pelanggan baru untuk makan malam. Tujuan utama dari rekomendasi ini adalah untuk meningkatkan pangsa pasar untuk Panera.